Universitas Santo Borromeus Resmi Menjadikan Kecamatan Saguling Sebagai Wilayah Binaan

Kecamatan Saguling secara resmi menjadi wilayah binaan Universitas Santo Borromeus (USTB) pada Rabu, 29 Mei 2024 lalu dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Rektor USTB, Ns. Elizabeth Ari Setyarini, S.Kep., M.Kes., AIFO dan Bambang Wijanarko Ischan,S.STP.,M.Si selaku Camat Saguling. Kerja sama wilayah binaan ini akan menjadi wadah pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari kegiatan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain Kecamatan Saguling, secara khusus dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Puskesmas Saguling yang dilakukan oleh Rektor USTB dan Burhan, SKM selaku Kepala Puskesmas Saguling. Dalam kesempatan yang sama dilakukan penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik sebanyak 10 mahasiswa yang akan terlibat dalam kehidupan masyarakat di Kecamatan Saguling.

Peringatan Hari Lansia Nasional ke-28 

USTB menggelar bakti sosial bertema "Skrining Kesehatan Lansia Sebagai Langkah Awal Mencegah dan Mengatasi Penyakit Degeneratif" untuk mengawali kerja sama dengan Kecamatan Saguling sekaligus sebagai bentuk peringatan Hari Lansia Nasional ke-28 yang jatuh tepat pada 29 Mei 2024 lalu. Sejak pagi, sebanyak 106 lansia dari berbagai pelosok Kecamatan Saguling berdatangan menuju lokasi bakti sosial yang dilakukan di Gedung Serbaguna Kecamatan Saguling, Desa Cipangeran, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu momen yang menyentuh hati adalah kehadiran seorang lansia berusia sekitar 80 tahun yang datang seorang diri dengan berjalan kaki dari desa yang cukup jauh, menunjukkan betapa besar keinginan mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Beragam posko disiapkan untuk memastikan setiap lansia mendapatkan pelayanan terbaik. Mulai dari pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar pinggang dan lengan, keterbatasan gerak, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium (gula darah, kolesterol, dan asam urat). Kegiatan ini melibatkan tim dari Puskesmas Saguling, dosen USTB dan mahasiswa USTB dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners, S-1 Ilmu Keperawatan, S-1 Ilmu Gizi, S-1 Fisioterapi, S-1 Bisnis Digital, S-1 Kewirausahaan, D-3 Keperawatan, D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan serta D-3 Farmasi. Tak hanya andil dalam proses pemeriksaan, tim dari S-1 Ilmu Gizi USTB menyediakan puding rosella rendah gula yang sehat dan lezat. Selain itu, karya tim D-3 Farmasi USTB yaitu minyak angin diberikan secara gratis untuk dibawa pulang. Posko edukasi kesehatan juga memberikan informasi penting untuk membantu para lansia memahami cara menjaga kesehatan mereka sehari-hari. 

Antusiasme dan semangat yang terpancar dari wajah para lansia menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini sangat berarti bagi mereka. Harapan besar terucap dari berbagai pihak agar bakti sosial ini dapat terus berlanjut dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga semakin banyak lansia yang terbantu dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. USTB dan Kecamatan Saguling telah menunjukkan bahwa kepedulian dan tindakan nyata dapat menjadi jembatan yang menghubungkan nilai-nilai kemanusiaan dengan kebutuhan masyarakat. Bakti sosial yang diselenggarakan menegaskan komitmen USTB untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program kemanusiaan. 

(GM)